Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Kisah Shahabat: 'Umair Ibnul Humaam RA

  Bismillaah wal Hamdulillaah ... Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaah ... 'Umair ibnul Humaam RA adalah salah seorang Shahabat Nabi Muhammad SAW yang bertaqwa dan berani serta sangat rindu untuk MATI SYAHID. Setiap malam ia berdoa kepada Allah SWT : اللهم قد نامت العيون ، وغارت النجوم ، وأنت حي قيوم .  اللهم طلبي الجنة بطيء ، وهربي من النار ضعيف .  اللهم اجعل لي عندك هديا ترده إلى يوم القيامة ، إنك لا تخلف الميعاد ". "Allaahumm Qod Naamatil ' Uyuun  ,  Wa Ghoorotin Nujuum  ,   Wa  Anta Hayyun Qoyyuum.  Allaahumma Tholabil  Jannata Bathii-un ,  Wa  Harobii Minan Naari Dho'iifun. Allaahummaj'al Lii 'indaka Hadyan Tarudduhu ilaa Yaumil Qiyaamah, innaka Laa Tukhliful Mii'aad." "Ya Allah, telah tidur banyak mata, dan terbenam bintang-bintang, sedang Engkau Maha Hidup dan Maha Berdiri. Ya Allah, upayaku menggapai Surga-Mu sangat lambat, dan upayaku lari menjauhi Neraka amat lemah. Ya Allah, jadikanlah bag...

Kisah Shahabat 2: 'AASHIM IBNU TSAABIT RA

Bismillaah wal Hamdulillaah ... Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaah ... Suatu hari Rasulullah SAW bertanya kepada para Shahabat tentang bagaimana cara bertempur yang baik. Saat itu tampil 'Aashim ibnu Tsaabit RA sambil berdiri menjawab : "Wahai Rasulullah. Jika musuh dalam jangkaun panah, maka aku sambut dengan anak panahku hingga habis. Dan jika musuh dalam jangkauan tombak, maka aku sambut dengan tombakku. Serta jika musuh sudah dekat di hadapanku, maka aku sambut dengan pedangku." Nabi SAW tampak senang mendengar jawaban 'Aashim RA, lalu beliau memujinya seraya bersabda : "Begitulah perang. Barangsiapa bertempur, maka bertempurlah dengan cara 'Aashim." SUMPAH SULAAFAH Dalam perang Uhud, 'Aashim RA berjihad dengan gagah dan berani serta piawai dalam tekhnik tempurnya. Hasilnya, 'Aashim RA mampu menumbangkan banyak musuh, diantaranya beliau berhasil membunuh tiga orang bersaudara sekaligus dari kalangan musyrikin, ya...

Kisah Shahabat 3: ZAID dan KHUBAIB Rodhiyallaahu 'an Humaa

Bismillaah wal Hamdulillaah ... Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaah ... Pada Tragedi "Yaum Ar-Rojii' " di tahun 3 H, Suku Hudzail setelah berhasil membunuh  'Aashim RA dan Martsad Al-Ghonawi RA serta Khoolid Al-Laitsi RA, mereka menawan Abdullah ibnu Thooriq RA dan Zaid ibnu Ad-Dutsunnah RA serta Khubaib ibnu 'Adi RA. Namun, saat Abdullah ibnu Thoriq RA hendak diikat, ia menolak dan berontak, sehingga akhirnya ia dibunuh. Sedang Zaid ibnu Ad-Dutsunnah RA dibawa ke Mekkah dan dijual kepada Shofwan ibnu Umayyah.  Ada  pun Khubaib ibnu 'Adi RA dijual kepada keluarga Bani Al-Harits, karena saat Perang Badar pemuka mereka yng bernama Al-Harits mati di tangan Khubaib RA. CINTA ZAID RA Saat Zaid ibnu Ad-Dutsunnah RA hendak dieksekusi mati oleh Kafir Quraisy, maka Abu Sufyan bertanya kepada Zaid : "أنشدك بالله يا زيد .  أ تحب أن محمدا الآن عندنا مكانك ، نضرب عنقه وأنك في أهلك ."  "Aku ingatkan dengan Tuhanmu Waha...

Kisah Shahabat 4: SA'IID IBNU 'AAMIR RA

Bismillaah wal Hamdulillaah ... Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaah ... Sa'iid ibnu 'Aamir Al-Jumahi pada mulanya adalah seorang pemuda kafir yang sangat terpandang, sehingga ia mendapat kesempatan bergabung dengan Abu Sufyan dan para pembesar Kafir Quraisy lainnya untuk menyaksikan dari dekat penyiksaan dan pembunuhan terhadap Khubaib RA. Sejak saat itu, ia selalu teringat peristiwa tragis tersebut, sehingga ia sering termenung dan merenung. Dan ia tampak sangat khawatir dan takut sekali tatkala teringat pada Doa Khubaib RA menjelang ajalnya atas para penyiksanya : اللهم أحصهم عددا ،  واقتلهم بددا ،  ولا تغادر منهم أحدا   "Ya Allah, perhitungkanlah mereka satu per satu, dan bunuhlah mereka semua, serta jangan kau tinggalkan seorang pun dari mereka." Akhirnya, ia sampai pada kesimpulan bahwa orang yang dicintai dan dibela oleh Khubaib RA hingga rela mengorbankan nyawa sedemikian rupa, tentu bukan manusia sembarangan. ISLAMNYA SA...

Kisah Shahabat 5: ABDULLAH IBNU HUDZAAFAH RA (Bagian 1)

Bismillaah wal Hamdulillaah ... Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaah ... KISRA  PERSIA Sayyiduna Abdullah ibnu Hudzaafah As-Sahmi RA adalah seorang Shahabat Nabi Muhammad SAW yang pernah bertemu dan bertatap muka langsung dengan Kisra  Persia dan Kaisar Romawi. Di kedua pertemuannya dengan pembesar Dunia kala itu ada kisah tersendiri yang menarik. RASULULLAH SAW MENYURATI PEMBESAR DUNIA Di tahun 6 H, Rasulullah SAW mengutus para Shahabatnya membawa  surat beliau SAW kepada para Raja, Kaisar, Kisra serta pembesar-pembesar Dunia lainnya, untuk berda'wah mengajak mereka masuk ke dalam agama Islam. Salah satu utusan Nabi SAW adalah Abdullah ibnu Hudzaafah As-Sahmi RA yang diutus membawa  surat untuk Kisra penguasa  Persia . BERTEMU KISRA Saat Abdullah RA sampai di Istana Sang Raja  Persia dan meminta izin untuk menghadap, maka ia diizinkan bertemu Kisra yang dikelilingi para menteri dan pejabat serta pengawalnya di ruang u...

Kisah Shahabat 5: ABDULLAH IBNU HUDZAAFAH RA (Bagian 2)

KAISAR ROMAWI Sayyiduna Abdullah ibnu Hudzaafah As-Sahmi RA adalah seorang Shahabat Nabi SAW yang pernah bertemu dan bertatap muka langsung dengan Kisra  Persia dan Kaisar Romawi. Pada bagian pertama telah dipaparkan pertemuan Abdullah RA dengan Kisra  Persia  (Baca:  http://goo.gl/bXjBfu ). Kini akan dipaparkan pertemuan Abdullah RA dengan Kaisar Romawi. KAISAR ROMAWI Pertemuan Abdullah ibnu Hudzaafah As-Sahmi RA dengan Kaisar Romawi terjadi pada tahun 19 H di zaman Khalifah Sayyiduna Umar RA.  Saat Abdullah RA bergabung dengan Mujahidin yang dikirim Khalifah Umar RA berperang melawan Kekaisaran Romawi, beliau bersama sejumlah Mujahidin lainnya jatuh ke tangan musuh menjadi tawanan perang. Kaisar Romawi mendapat kabar bahwa di antara tawanan muslim ada seorang Shahabat Muhammad bernama Andullah ibnu Hadzaafah As-Sahmi. Kaisar sudah lama mendengar bahwa para Shahabat Muhammad adalah orang-orang yang terkenal dengan sabar dan tegar se...